IP2MP Sitiung dan UPTD Puskeswan Dharmasraya Gelar Vaksinasi PMK pada 70 Ekor Sapi Pesisir
Sitiung, 23/4 – IP2MP Sitiung bersama UPTD Puskeswan Dharmasraya melaksanakan kegiatan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sapi Pesisir. Sapi Pesisir merupakan plasma nutfah asli Sumatera Barat yang populasinya terbatas dan terancam. Jika terjangkit PMK, angka kematian pada pedet dapat mencapai 20-50%, serta dapat menyebabkan cacat permanen pada kuku dan mulut.
Vaksinasi ini berhasil dilaksanakan pada 70 ekor sapi Pesisir. Dimana vaksinasi PMK pada sapi Pesisir memiliki urgensi khusus dengan tujuan utama, yaitu
1. Melindungi dari kematian dan kerugian ekonomi sehingga dapat mencegah kematian ternak dan penurunan produktivitas pada sistem pemeliharaan ekstensif maupun semi intensif.
2. Mencegah penyebaran virus. PMK menular sangat cepat melalui udara dan air liur. Vaksinasi bertujuan membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity. Jika cakupan vaksinasi mencapai 80%, penyebaran virus dapat ditekan secara signifikan.
3. Memenuhi syarat lalu lintas ternak. Sejak wabah PMK tahun 2022, sapi yang akan diperjualbelikan antar provinsi atau antar kabupaten wajib memiliki kartu vaksin PMK.
4. Mempertahankan plasma nutfah. Sapi Pesisir memiliki keunggulan tahan panas dan mampu bertahan dengan pakan berkualitas rendah. Vaksinasi ini sejalan dengan program pemerintah untuk menjaga kemurnian galur sapi lokal Indonesia.
Melalui kegiatan ini, IP2MP Sitiung dan UPTD Puskeswan Dharmasraya berkomitmen menjaga kesehatan ternak sekaligus melestarikan sapi Pesisir sebagai kekayaan genetik daerah.
#VaksinPMK #SapiPesisir #PeternakanSumbar #UPTDPuskeswanDharmasraya #IP2MPSitiung #JagaPlasmaNutfah